Urine adalah salah satu cara tubuh dalam membuang zat-zat yang tidak berguna.urin dihasilkan di ginjal melalui 4 mekanisme yaitu filtrasi oleh glomerulus,reabsorbsi oleh tubulus renalis (ren=ginjal),sekresi oleh tubulus renalis dan yang terakhir adalah ekskresi.
Ginjal sebagai organ utama dalam produksi urin mempunyai berat yaitu sekitar 150 g (in adult males) dan 135 g (in adult female).Walaupun ukuran ginjal sangat kecil namun ginjal menerima sekitar 21 % darah dari cardiac output jantung.Mengingat kerja ginjal yang berat maka sudah seharusnya kita menjaga kondisi ginjal kita.
Tahukah Anda bahwa glomerulus ginjal bisa menghasilkan filtrate sebesar 180 L tiap hari.Ini dikarenakan laju filtrasi glomerulus tiap menit untuk tiap darah yang memasuki ginjal adalah sekitar 125 ml atau sering disebut dengan glomerulus filtrating rate (GFR).125 ml x 60 x 24 = 180 L.
Walaupun filtrasinya sebesar itu namun pada kenyataanya kita hanya berkemih antara 1500-2000 ml saja tiap hari.Hal ini dikarenakan terjadinya reabsorbsi zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh seperti Air,glukosa,protein,elektrolit dll.Hal ini sangat penting untuk menjaga fungsi Homeostatis tubuh sehingga kita tidak mengalami dehidrasi akibat pengeluaran yang berlebih,shock hypoglikemik karena kehilangan gula dll.Lagi pula jika manusia mengeluarkan urin sebesar 180 L tiap hari pasti semua toilet akan cepat penuh.
Ginjal walapun terletak di cavitas abdominalis (cavity = rongga,ruang ; abdomen = perut) namun ginjal tidak berada di dalam peritoneum (selaput pembungkus perut).Dan tahukah Anda bahwa pada masa embrio ginjal mulanya berada didalam cavitas pelvis atau pinggul kita.
Pembentukan urine dipengaruhi oleh banyak factor diantaranya adalah besarnya intake cairan kedalam tubuh baik dari makanan maupun minuman,suhu,blood pressure,aktivitas,keadaan psikis hingga kondisi kesehatan kita hingga control neural dan hormonal.
Produksi urine pada dasarnya proporsional dengan besarnya intake cairan ke dalam tubuh.Semakin banyak intake maka akan diimbangi juga output yang banyak agar jumlah cairan diadalam tubuh tidak berubah.Sekedar info rata-rata sumber intake cairan kita adalah sebesar 700 ml dari makanan,1500-2000 ml dari minuman dan 200 ml dari hasil metabolisme tubuh.Untung mengimbangi intake cairan itu tubuh akan mengeluarkannya dalam bentuk urine sebesar 1500-2000 ml,feses sebesar 200 ml,keringat 100 ml,udara pernafasan 300 ml dan transpirasi lewat kulit sebesar 400 ml.
Selain itu suhu juga mempengaruhi laju produksi urine.Saat suhu rendah,kapiler darah akan menyempit (vasoconstriksi) dan difokuskan didaerah visceral atau didalam tubuh sehingga kita akan lebih sering berkemih dimusim dingin daripada saat cuaca panas.
Aktifitas tubuh juga berpengaruh dan sangat berkaitan dengan suhu.Karena sebenarnya tidak hanya suhu luar tubuh yang mempengaruhi laju produksi urine namun suhu internal tubuh juga berpengaruh.Karen itulah saat kita berolahraga kita cenderung akan berkeringat lebih daripada berkemih.Lalu bagaimana jika kita berolahraga dicuaca yang sangat dingin??misalnya bermain hockey atau ice skitting di tengah dinginnya salju??
Kondisi psikis pun turut juga mempengaruhi.Saya yakin Anda pernah mengalami nervous saat mau ujian.Dan apa yang terjadi saat itu?pasti dorongan untuk berkemih muncul dalam intens lebih.Meski ketika sudah dikamar mandi urine yang dikeluarkan sedikit.
Bagaiman dengan blood pressure dan volume darah bisa mempengaruhi produksi urine?Pada kondisi dimana volume darah naik sehingga tekanan darah ikut naik maka salah satu mekanisme tubuh untuh menurunkannya adalah dengan mengurangi volume darah melalui urine sehingga volume darah kembali normal dan tekanan darah pun juga kembali normal.Oleh Karena itu tidak sedikit obat-obatan anti hipertensi (hiper = tinggi ; tension = tekanan) mempunya efek diuresis (berkemih berlebih).




