Bunga, seorang remaja putri usia 18 tahun menjadi seorang yang pendiam dan menarik diri dari teman-temannya setelah beberapa waktu yang lalu menyaksikan sebuah kejadian menakutkan. Bunga menyaksikan ibu kandungnya dianiaya oleh ayahnya sendiri hingga dirawat dirumah sakit.
Seorang ibu usia 40 tahun tidak pernah lagi mau mencoba bahkan mendekati kompor setelah beberapa bulan yang lalu ia mengalami musibah. Kompor LPG dirumahnya meledak saat dia hendak membuat sarapan. Hal ini menyebabkan putranya yang berusia 12 tahun menderita luka bakar hebat.
Dear B, dua ilustrasi kejadian diatas pasti sudah kita kenal dikehidupan sehari-hari kita. Kejadian yang traumatik yang bisa menimbulkan seseorang menjadi trauma. Mungkin salah satu diantara kita juga pernah mengalami hal yang serupa,mengalami kejadian yang traumatik baik itu kecelakaan, atau pun kejadian lainnya.
Dear B, kamu kalau kamu juga mengalami atau merasa seperti dua orang diatas (trauma, suka menyendiri,fobia terhadap suatu hal) bisa jadi B, kamu mengalami apa yang disebut sebagai Post Traumatic Stress Disorder/ PTSD ( Gangguan Stress Pasca Trauma).
PTSD merupakan suatu gangguan yang sering terjadi pada seseorang yang mengalami atau melihat suatu kejadian trauma berat yang mengancam jiwa dan atau raga dia atau orang lain.
Respon yang ditimbulkan dari PTSD ini biasanya bermula dengan rasa takut yang berlebihan, kemudian dia akan merasa tidak berdaya. Yang selanjutnya akan berkembang menjadi gejala-gejala lain. Gejala ini meliputi antara lain :
- Re-experiences. Seseorang akan teringat lagi dan lagi tentang kejadian yang membuatnya trauma,seperti kematian anak atau seperti kasus diatas. Seseorang akan sulit melupakan kejadian itu dan bahkan bisa terbawa sampai mimpi.
- Avoidance / Numbing. Seseorang akan menghindar dan menarik diri dari semua yang bisa mengingatkannya akan peristiwa traumatik tersebut. Misalnya saja seseorang tidak mau mendekati atau bahkan melihat kompor lagi (seperti kasus diatas). Atau bahkan dalam kasus yang berat dia akan menarik diri dari dunia luar.
- Hyoerarousal. Timbulnya respon cemas yang berlebihan yang pada saat pretrauumatik rasa itu tidak pernah muncul. Misalnya seseorang menjadi waspada berlebihan,mudah tersinggung dll. Seorang gadis mungkin akan waspada,mencurigai dan tidak percaya kepada tiap lelaki setelah si gadis melihat ayahnya menganiaya ibunya (contoh diatas).
- Beberapa mungkin juga akan mengalami Associated symptoms lain seperti merasa bersalah kenapa dia selamat dari kejadian traumaatik tersebut. Dia akan bertanyya pada dirinya sendiri kenapa bukan dia saja yang mati?kenapa bukan dia saja yang dianiaya oleh ayahnya dan bukan ibunya?kenapa bukan dia saja yang terkena luka bakar dan bukan anaknya?




